Dipertanyakan Laporan Tentang Dugaan Pemotongan BLT Desa TanJung Dalam

admin

mmcsriwijaya.id || 7 Maret 2023.

Terkait Laporan Kepala Biro Harian Jaya Pos Abu Kosim yang disampaikan ke pada Pihak Kejaksaan Negeri Lahat beberapa waktu lalu di pertengahan Februari 2023  sampai hari ini (7-4-2023) belum juga ada klarifikasi atau penjelasan secara resmi fari pihak APH selaku penyidik

Diketahui saat itu Pemerintahan Desa melakukan Rapat pada tanggal (09-02-2023) sekira Pukul 09.00 Wib bertempat di Polindes Desa Tanjung Dalam Kecamatan Gumay Talang dalam Notolen Rapat Berita Acara ditanda tangani Camat Gumay Talang Redy Septerson SE, Ke)tua BPD, Kepala Desa Tanjung Dalam Tri Aryanto. SE, Babinsa Koramil 405/12 Pelda Supendi dan Pendamping Winda Lisna dan turut hadir Babinkantibmas Polres Lahat, Ketua LPM, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan Penerima Manfaat Sdri. Yarmini,

Hasil rapat Berita Acara yang bertujuan  mengklarifikasi, dijelaskan oleh Kades Tanjung dalam Kecamatan Gumay Talang Tri Aryanto. SE
Bahwa kedua penerima Manfaat terhitung bulan Juli, Agustus, September, Oktober, Nopember, Desember 2022 (Triwulan 3 dan 4) tidak diberikan oleh Pihak Pemerintah Desa dikarenakan data yang bersangkutan terjadi Double dengan kata lain sudah terdaftar di Bantuan Pangan NonTunai (BPNT) dan dana yang ada disetor kembali ke Kas Rekening Desa

Kepala Perwakilan Media Harian Jaya pos menduga adanya kejanggalan data temuan sumber dari Kementrian Sosial RI tentang Penerima Manfaat meliputi (Bansos. PKH, BPNT ) bahwa ke 2 (Dua) Orang tersebut antara lain Sdri. Yarmini dan Sdri. Sabia di Maksud telah terdaftar penerima (BPNT) melalui kantor POS hanya bulan Oktober, Nopember, Desember 2022 (Triwulan 4) , dana disalurkan pada tanggal 27 Januari 2023, yang jadi pertanyaan dalam Berita acara dibuat pemerintah Desa kenapa pada bulan Juli, Agustus, September 2022 (Triwulan 3) kedua orang tersebut sudah di katakan sebagai penerima BPNT, sementara mereka belum terdaftar sebagai penerima BPNT. Dari data Kemensos RI

Maka Untuk kejelasan dan Transparansi kepada Warga maka  dilaporkan kepada Kejaksaan Negeri Lahat yang saat itu diterima langsung Oleh Kasi Intelijen Faisal, SH selang beberapa hari kemudian kembali dipertanyakan Laporan tersebut, Staf Kejaksaan menjelaskan bahwa laporan yang ada telah di rekomendasi ke pihak Inspektorat kabupaten Lahat

Dilain sisi pihak Inspektorat saat di konfimasikan mengatakan laporan yang direkomendasi masih dalam Proses nanti akan diberikan jawaban kepada pihak Kejaksaan setelah hasil Audit apakah untuk pembuktiaan secara Pailit Data Fisik/ berita acara dengan dilengkapi Dokumentasi bukan hanya sebatas Penjelasan memakan waktu berbulan bulan, hal ini  sangatlah Lamban proses penanganan penyidikan Kasus BLT desa Tanjung kecamatan Gumay Talang dalam mengungkap Data ‘Ujar Kosim” (M.Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *