Terkait Dugaan Gratifikasi Yang Mencatut Anggota Pansus DPRD Lahat, Akan Dilidik Polres

admin

LAHAT | MMC SRIWIJAYA – Dugaan Gratifitasi beberapa Perusahaan Tambang Batubara di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, dengan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lahat kian menghangat, Pasalnya salah satu perusahaan tambang batubara diduga ada yang sudah memberikan uang hingga ratusan juta kepada Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lahat.

Data yang berhasil di himpun media ini menyebutkan Dugaan Gratifitasi pada Beberapa Perusahaan Tambang Batu Bara antara lain : PT DAS, SMS, PT MIP, dan PT TMP” Salah satu Aktivis Kabupaten Lahat Mahendra Reza Wijaya angkat Bicara meminta kepada APH untuk Segera mendapatkan Kebenaran” Atas Informasi yang Viral di salah Media.

Kasus dugaan gratifikasi terhadap empat perusahaan tambang PT DAS, SMS, PT MIP, PT TMP di Kabupaten Lahat, yang diduga mencatut Panitia Khusus (Pansus) dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, memasuki babak baru.

Demikian disampaikan oleh Aktivis sekaligus Pengecara Muda di Kabupaten Lahat Mahendra Reza Wijaya SH menyampaikan, meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) pihak kepolisian maupun kejaksaan dapat segera menindaklanjuti atas viralnya kasus tersebut.

Mahendra mengatakan indikasi dugaan pungutan tersebut nilainya mencapai ratusan juta.
“Pansus DPRD Lahat ini resmi, dan di sahkan melalui Paripurna,” ucapnya.
sehingga Ia meminta agar APH dapat segera turun kelapangan guna melakukan Penyelidikan atas dugaan gratifikasi tersebut. Dan, semua ini harus dibuka dengan seterang terangnya, supaya masyarakat Kabupaten Lahat mengetahuinya.

Screenshot_2022_0830_192005_copy_473x325
Aktivis sekaligus Pengecara Muda di Kabupaten Lahat Mahendra Reza Wijaya SH

“Apabila dalam Penyelidikan itu terbukti, agar dapat segera diproses oleh hukum yang berlaku. Tanpa pandang bulu,” pinta Mahendra dengan nada lantang. Seraya mengatakan, kasus ini akan dikawal sampai tuntas.

Selain Mahendra, dalam waktu ini Polres Lahat akan melakukan Penyelidikan terhadap dugaan yang dilakukan oleh Tim Pansus DPRD Lahat, terhadap empat perusahaan Tambang Batubara diantaranya, PT DAS, SMS, PT MIP, dan PT TMP, yang telah memberikan sejumlah dana.

“Kita akan segera lakukan penyelidikan, guna untuk pengumpulan data, dan kita juga akan panggil Tim Pansus DPRD Lahat,” terang Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Herli Setiawan SH MH, pada Selasa (30/8/2022) saat di minta konfirmasi (Mar/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *